Saturday, May 2, 2026
HomeBatamUMKM Batam Dapat Pinjaman Rp 20 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan

UMKM Batam Dapat Pinjaman Rp 20 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi meluncurkan program pinjaman modal usaha tanpa bunga dan tanpa agunan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Senin (23/6/2025).

Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dan menjadi bagian dari 15 program prioritas daerah yang dijanjikan oleh Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota.

“Pinjaman ini hingga Rp20 juta, tanpa bunga dan tanpa jaminan. Ini komitmen kami agar UMKM bisa tumbuh dan tidak lagi terjerat pinjaman berbunga tinggi,” ujar Amsakar.

Pemko Batam mengalokasikan anggaran Rp 3,6 miliar untuk menanggung bunga pinjaman selama maksimal dua tahun. Dengan begitu, pelaku usaha hanya membayar angsuran pokok setiap bulan.

Branch Manager BTN Batam, Wahyudi Gusti Antony, menjelaskan bahwa pinjaman diberikan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen per tahun yang seluruhnya disubsidi pemerintah.

“UMKM cukup membayar pokok cicilan saja, karena bunga antara Rp1,8 juta hingga Rp2 juta selama dua tahun sudah ditanggung,” jelasnya.

BACA JUGA:   Jumlah Penumpang Mudik Menurun Dibandingkan Tahun Sebelumnya di Bandara Hang Nadim

BTN menetapkan syarat usaha harus sudah berjalan minimal enam bulan, memiliki pendapatan yang cukup, dan lolos analisa kelayakan berdasarkan kemauan dan kemampuan membayar. Proses verifikasi dilakukan lewat SLIK OJK, pengecekan langsung ke lokasi usaha, serta catatan jejak kredit calon debitur.

Tiga pelaku usaha telah menerima pencairan pinjaman pada hari peluncuran program ini. Pemerintah menargetkan hingga 2.000 UMKM dapat memanfaatkan fasilitas ini.

Pendaftaran dibuka mulai Selasa, 24 Juni 2025, di tujuh outlet BTN di Batam: Batam Center, Pelita, Botania, Penuin, Sekupang, Batu Aji, dan Tanjung Uncang. Pemohon cukup membawa KTP Batam dan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Kalau dana habis, saya justru senang. Artinya program ini berhasil dimanfaatkan pelaku UMKM,” kata Amsakar.

Program ini diharapkan menjadi solusi pendanaan yang aman, mudah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Batam. (uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER