BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Gio langsung terisak. Di balik sambungan handpone, Selasa (13/5/2025) siang. Dia terdengar terdiam sejak, sambil sesegukan. Saat disapa, siswa kelas 11, SMK Kartini, Batam, itu, belum juga menjawab. Napasnya terdengar panjang. “Ya, kak,” jawab Gio, terdengar lirih.
Dengan terbata-bata, siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) sekolah swasta di Batam tersebut mengaku sangat sedih, mendengar kabar gurunya di sekolah, Drs. Yusman Johar, meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji.
Diketahui almarhum tergabung di dalam Kloter II Embarkasi Batam dan meninggal dunia di Tanah Suci pada Senin (12/5/2025) pukul 10.00 Waktu Arab Saudi.
Menurut Gio, almarhum orang yang sangat baik, dan dicintai semua murid. Bahkan sebelum berangkat haji almarhum kata Gio memberikan nasehat-nasehat pada mereka, agar selalu belajar yang tekun, patuh terhadap orang tua dan guru. “Pak Yusman, orang baik, dan sering memberikan joke (candaan),” ujar Gio.
Gio melanjutkan, Yusman yang merupakan guru Bahasa Indonesia orang yang sabar, tidak pernah terlihat marah. “Apabila ada siswa melakukan kesalahan, tak pernah dimarahi di depan siswa lain, tapi dipanggil dan dinasehati,” ungkap Gio.
Di tempat terpisah, Humas Embarkasi Haji Batam, Husman mengatakan Yusman Johar Bin Djohar wafat diusia 56 tahun. “Beliau asalnya dari Batam. Beliau adalah seorang guru,” ungkapnya, Selasa, (13/5/2025).
Ia melanjutkan, almarhum meninggal dunia pada 12 Mei 2025 sekira pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Dari hasil pemeriksaan dokter, Yusman meninggal dunia akibat Severe Sepsis With Septic Shock. Ia juga sempat mendapat perawatan di RS. King Fadh Madinah.
“Dirawat di rumah sakit dan dikawal petugas kita. Almarhum termasuk dalam Kloter 2,” tuturnya.
Husman melanjutkan, jenazah Yusman dimakamkan di Pemakaman Baqi, Madinah. Dengan demikian, total jamaah haji asal Kepri yang meninggal dunia berjumlah dua orang.
Sebelumnya seorang jamaah haji asal Karimun juga meninggal dunia di Tanah Suci, Makkah. Almarhum adalah Abdul Kadir bin Abdul Salam yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Madinah dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi.
Komplek itu adalah salah satu tempat pemakaman utama yang di Madinah. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Kepri, Zoztafia mengungkapkan hal itu pada Jumat 9 Mei 2025.
Ia menambahkan, lansia berusia 84 tahun asal Kabupaten Karimun yang tergabung dalam kloter pertama Embarkasi Batam 01/306 itu, sebelumnya sempat menjalani tindakan medis berupa post craniotomy akibat cedera kepala (head injury) di Rumah Sakit King Fadh, Madinah.
“Setelah menjalani tindakan medis, almarhum dinyatakan wafat pada Kamis, 8 Mei 2025, pukul 09.40 waktu Arab Saudi,” ujarnya. (uly)







