Friday, July 19, 2024
HomeNasionalGanjar Pranowo Siap Hadapi Pertanyaan Soal Wadas, Kendeng, dan Korupsi e-KTP

Ganjar Pranowo Siap Hadapi Pertanyaan Soal Wadas, Kendeng, dan Korupsi e-KTP

BATAMSTRAITS.COM, Jakarta – Calon presiden Ganjar Pranowo sudah mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan soal sejumlah kasus yang dianggap melibatkan dirinya dalam debat capres malam ini, Selasa, 12 Desember 2023. Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Cyril Raoul Hakim, menyatakan pihaknya sudah mengantongi jawaban jika masalah-masalah tersebut dipertanyakan.

“Pada prinsipnya, dalam kasus-kasus tersebut banyak unsur politisnya,” kata Cyril seperti dikutip Koran Tempo pada Selasa, 12 Desember 2023. “Contohnya, Wadas bukan proyek provinsi, justru Gubernur (Jawa Tengah) yang memitigasi akhirnya. Soal e-KTP, (Ganjar) tidak terbukti sampai sekarang.”

Menghadapi debat perdana Pilpres 2024 pada malam nanti, Ganjar disebut rutin berdiskusi dengan sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu yang tergabung di TPN. Selain berdikusi dengan calon wakil presiden Mahfud Md yang merupakan pakar hukum, Ganjar juga berdiskusi dengan mantan Gubernur Lemhanas, Andi Widjajanto; sosiolog Roby Muhammad; mantan juru bicara KPK, Johan Budi Sapto Pribowo; dan mantan Komisioner Komnas HAM yang juga sekarang menjadi Direktur Juru Kampanye Ganjar-Mahfud, Mohammad Choirul Anam.

BACA JUGA:   Resmi, Jenderal Agus Subiyanto Pegang Tongkat Komando Sebagai Panglima TNI

Sementara itu, Choirul Anam tidak berkata banyak saat dikonfirmasi soal persiapan Ganjar Pranowo dalam menghadapi pertanyaan soal dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Wadas dan Kendeng. “Fokus visi dan misi kami,” kata Choirul saat dihubungi, hari ini.

3 kasus yang disebut melibatkan Ganjar

Konflik agraria di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, terjadi setelah sejumlah warga kampung itu menolak penambangan batu andesit. Batuan tersebut akan digunakan untuk membangun Bendungan Bener yang merupakan Proyek Strategis Nasional pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Penolakan ini sempat memicu kekerasan terhadap warga Wadas. Aparat kepolisian bersenjata lengkap menyerbu desa tersebut pada Februari 2022 lalu. Mereka yang awalnya bertujuan untuk mengawal pengukuran tanah lantas melakukan penangkapan terhadap puluhan warga yang melakukan penolakan. Ganjar hingga Jokowi pun disebut harus bertanggungjawab atas kejadian ini.

Sementara itu, konflik agraria di Kendeng berhubungan dengan penolakan warga atas pembanguna dan pengopreasian prabik semen milik PT Semen Indonesia di sana.

Ganjar juga kerap dituding menerima aliran dana kasus korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP. Ganjar merupakan mantan Anggota Komisi II DPR RI saat proyek tersebut berjalan. Meskipun demikian, dalam persidangan Ganjar disebut tak menerima uang itu dan malah mengembalikannya.

BACA JUGA:   Anies Berjanji Bangun 11 Stadion Berstandar FIFA

Tema debat malam ini

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat capres dan cawapres perdana pada malam ini, Selasa, 12 Desember 2023. Mereka rencananya menggelar debat sebanyak lima kali sebelum hari pencoblosan pada 14 Februari 2023.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, debat pertama dilakukan oleh capres dan sesi kedua akan diikuti cawapres. Selanjutnya, debat ketiga diikuti capres dan jatah debat keempat bakal diberikan kepada cawapres. Terakhir, debat kelima akan ditutup oleh capres.

Hasyim menuturkan tema debat capres malam ini akan berhubungan dengan hukum, hak asasi manusia, demokrasi dan pemerintahan.

“Debat pertama meliputi, pemerintahan, hukum, hak asasi manusia atau HAM, penguatan demokrasi, peningkatan pelayanan publik, dan kerukunan warga,” katanya di kantor KPU, pada Rabu, 6 Desember 2023.

Ganjar Pranowo akan beradu gagasan dengan dua calon presiden lainnya pada malam ini. Kedua calon tersebut adalah Anies Baswedan yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto  yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka.

sumber: TEMPO.CO

spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER