Tuesday, February 17, 2026
HomeBatamDebit Air Menurun, Amsakar: 100 Tandon Didistribusikan Setiap Hari ke 18 Titik

Debit Air Menurun, Amsakar: 100 Tandon Didistribusikan Setiap Hari ke 18 Titik

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Wali Kota Batam sekaligus ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah langkah strategis yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi penurunan debit air yang terjadi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut Amsakar, upaya pertama yang dilakukan adalah pelebaran dan pembersihan sumber air. Selain itu, pemerintah juga fokus pada kelancaran distribusi air kepada masyarakat.

“Tahun ini ada sembilan kegiatan terkait debit air. Dari 18 stres area yang ada, baru sembilan yang bisa kami anggarkan bersama Ibu Wakil. Tahun depan akan kita perbaiki lagi,” ujar Amsakar, Jumat (13/2/2026).

Untuk solusi jangka pendek, Pemko Batam telah menambah armada distribusi air. Jika sebelumnya tersedia 21 armada dengan kebutuhan ideal 32 unit, kini jumlahnya telah ditingkatkan menjadi 34 armada.

“Sekarang 34 armada kita sewakan semua. Walaupun armada air ini terbatas, kita kreasikan lagi dengan memasang tandon di atasnya,” jelasnya.

Sebanyak 34 armada tersebut dikerahkan untuk mendistribusikan air ke 18 titik stres area, dengan target pengiriman ke 100 tandon setiap harinya.

BACA JUGA:   DPC PDI Perjuangan Batam Umumkan 8 Nama Bakal Calon Kepala Daerah

Amsakar menegaskan, dirinya bersama Wakil Wali Kota telah menggelar rapat maraton untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

“Saya minta memasuki bulan suci Ramadan jangan lagi ada gangguan kebutuhan air terhadap warga. Walaupun ini langkah konvensional dan solusi jangka pendek, sambil kita memperbaiki solusi jangka panjang,” tegasnya.

Ia mengakui solusi sementara ini belum sepenuhnya maksimal. Pasalnya, kebutuhan masyarakat terus meningkat.

“Kadang kita antar tiga, mintanya empat. Sudah kita penuhi empat, bisa jadi ke depan mintanya lima karena kebutuhan makin tinggi,” katanya.

Meski demikian, Amsakar berharap langkah-langkah yang telah dilakukan dapat membantu masyarakat menjalankan ibadah Ramadan dengan lancar tanpa terkendala kebutuhan air bersih.

“Mudah-mudahan dengan solusi jangka pendek ini, ibadah kita bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya. (uly)

spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER