Friday, May 8, 2026
HomeBatamWalking Football Satukan Batam-Johor, Dorong Sport Tourism Dua Negara

Walking Football Satukan Batam-Johor, Dorong Sport Tourism Dua Negara

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Kota Batam kembali menegaskan posisinya sebagai pintu kolaborasi olahraga lintas negara. Kali ini, olahraga unik walking football atau sepak bola berjalan menjadi medium kerja sama antara Kepulauan Riau dan Johor, Malaysia, melalui rencana pertandingan ekshibisi persahabatan pada Februari 2026.

Meski telah dipertandingkan di berbagai ajang internasional, walking football masih relatif asing di Indonesia. Berbeda dengan sepak bola konvensional maupun futsal, olahraga ini melarang pemain berlari.

Seluruh pemain hanya diperbolehkan berjalan cepat saat menguasai atau mengejar bola. Setiap pelanggaran berupa lari akan langsung dinyatakan sebagai pelanggaran oleh wasit.

Upaya memperkenalkan olahraga ini dilakukan oleh Perhimpunan Sepak Bola Berjalan Seluruh Indonesia (Persejasi) Kepulauan Riau dengan menggandeng Johor Walking Football Association (JWFA).

Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan mengembangkan olahraga, tetapi juga mendukung penguatan sport tourism di Batam.

Pada Selasa (20/1/2026), rombongan JWFA yang dipimpin Presiden JWFA, Ricalin Iganam, bersama lima pengurus dan pelatih, bertandang ke Batam. Kunjungan ini bertujuan menjajaki perkembangan walking football di Batam sekaligus mempererat hubungan olahraga antara Johor dan Kepulauan Riau.

BACA JUGA:   Waspada! dr. Ruwinah Sebut Main Gadget Berlebihan Dapat Picu Autisme pada Anak

Rombongan disambut langsung Ketua Persejasi Kepri Yudi Candra beserta jajaran pengurus. Pertemuan tersebut turut melibatkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam yang melihat agenda ini sebagai peluang strategis pengembangan pariwisata berbasis olahraga.

Kepala Disbudpar Batam, Ardi Winata, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pertandingan ekshibisi persahabatan tersebut.

“Sebagai pemerintah, kami tentu sangat senang dengan rencana pertandingan persahabatan dua negara ini. Selain memperkenalkan walking football kepada masyarakat, event ini juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata ke Batam. Ke depan, kami berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi event yang lebih besar dengan melibatkan negara-negara tetangga,” ujarnya.

Perkembangan walking football di Johor terbilang pesat. Naib Presiden JWFA, Khairi, menjelaskan bahwa olahraga ini menjadi favorit masyarakat berusia di atas 50 tahun, meski peserta usia 40-an juga cukup banyak.

“Walking football berkembang sangat baik di Johor. Rata-rata pesertanya berusia di atas 50 tahun, namun banyak juga yang berusia 40-an,” jelasnya.

Menariknya, olahraga ini tidak hanya diminati kaum laki-laki. Di Johor, banyak perempuan yang membentuk klub walking football sendiri dan aktif mengikuti kompetisi.

BACA JUGA:   DPRD Apresiasi Laporan Keuangan Pemko Batam Kembali WTP

Ketua Persejasi Kepri Yudi Candra optimistis walking football dapat berkembang pesat di Batam. Menurutnya, sejumlah lapangan mini soccer di Batam kini rutin digunakan untuk aktivitas sepak bola berjalan.

“Lapangan mini soccer di Batam sudah sering diisi aktivitas walking football. Ini menunjukkan olahraga ini terus berkembang,” ungkap Yudi.

Dalam pertemuan yang juga melibatkan Surya Wijaya selaku event organizer, kedua pihak menyepakati pelaksanaan tiga pertandingan ekshibisi. Rinciannya, dua pertandingan kategori laki-laki usia di atas 40 tahun dan satu pertandingan kategori perempuan usia di atas 35 tahun.

Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung di Batam pada 6–8 Februari 2026 dan akan melibatkan lebih dari 50 warga Johor yang hadir langsung ke Batam.

Selain bertemu Persejasi Kepri dan Disbudpar Batam, rombongan JWFA juga melakukan kunjungan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam. Kepala Dispora Batam Zulkarnain HN, S.ST, bersama Kabid Olahraga dan jajaran, menyambut baik rencana tersebut.

“Sebagai perwakilan pemerintah, kami menyambut baik pelaksanaan event ini. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Zulkarnain.

BACA JUGA:   PWI Kepri Gelar Buka Puasa Bersama, Andi : Ke depan Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Ia juga berharap Batam ke depan dapat rutin menjadi tuan rumah pertandingan walking football, baik berskala nasional maupun internasional.

Daftar Rombongan dan Pengurus :

Rombongan Johor Walking Football Association (JWFA):

Ricalin Iganam – Presiden JWFA

Khairi – Naib Presiden JWFA

Mahathevan – Jurulatih (Coach)

Dicky Sophian

Aman Ramlee – Event Project Manager

Daniel Zainal

Rostam Azizan – Ahli Jawatankuasa JWFA

Pengurus Persejasi Kepri:

Yudi Candra, S.IP – Ketua Persejasi Kepri

Gandi Hartawan, S.H – Sekretaris Persejasi Kepri

Ingot Senarita, S.Kom – Bendahara Persejasi Kepri

Ilham Alfin F.S – Ketua Bidang Pertandingan dan Pengembangan Organisasi

Muhamad Fadhil Rizki – Ketua Bidang Perwasitan

(*/uly)

spot_img
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER