BATAMSTRAITS.COM, LINGGA – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Gereja Katolik Stasi St. Paulus Dabo Singkep, umat Paroki St. Carolus Boromeus Ujung Beting–Lingga kembali melanjutkan pembangunan gereja melalui kegiatan gotong royong penimbunan pondasi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah proses pembangunan sempat terhenti selama kurang lebih dua bulan akibat keterbatasan dana.
Sekitar 30 umat terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong penimbunan pondasi menggunakan pasir, yang dilaksanakan dalam beberapa hari ini.
Ketua panitia pembangunan Gereja Katolik Stasi St. Paulus Dabo, Yohanes Sembiring, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian umat sekaligus untuk menghemat biaya pembangunan.
“Gotong royong ini kami lakukan agar umat bisa terlibat langsung dalam proses pembangunan gereja. Selain menekan biaya, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Hingga pertengahan Januari 2026, progres pembangunan gereja baru mencapai sekitar 10 persen.
Meski demikian, umat tetap optimistis pembangunan dapat terus berjalan secara bertahap.
Kegiatan gotong royong tersebut juga mendapat dukungan dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lingga.
Sejumlah anggota Polres Lingga turut membantu kegiatan penimbunan pondasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lingga, Iptu Thomas H. Siregar, S.Sos., M.H.
Panitia pembangunan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga maupun bantuan materi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur, panitia, serta semua pihak yang terlibat. Semoga Tuhan memberkati setiap usaha dan pekerjaan yang telah diberikan demi kelancaran pembangunan gereja ini,” tutupnya.
Pembangunan Gereja Katolik Stasi St. Paulus Dabo diharapkan dapat terus berlanjut dan selesai sesuai rencana, sehingga dapat menjadi sarana ibadah yang layak bagi umat Katolik setempat.






