Saturday, February 14, 2026
HomeBatamCuaca Ekstrem, BP Batam Hentikan Pekerjaan Cut and Fill Di Samping Crown...

Cuaca Ekstrem, BP Batam Hentikan Pekerjaan Cut and Fill Di Samping Crown Vista Hotel

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung aktivitas Cut And Fill di lokasi Crown Vista Hotel, Jumat (11/7/2025). Tepatnya di Komplek Top View Garden, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Amsakar mengatakan akibat dari cuaca ekstrem beberapa hari terakhir, mengakibatkan longsor dan tanah timbul di jalan Gajah Mada. Tepatnya dari RS Awal Bross menuju ke Tiban. Peninjauan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap laporan gangguan stabilitas tanah di kawasan tersebut.

“Kami sengaja turun langsung ke lokasi ini karena beberapa hari terakhir kami sudah cek ke BMKG, bahwa cuaca ekstrem akan terus berlanjut. Karena itu, kami melakukan tindak lanjut dan pengecekan langsung di lapangan,” ujar Amsakar didampingi Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, meninjau aktivitas Cut And Fill di lokasi Crown Vista Hotel, Jumat (11/7/2025). (uly)
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, meninjau aktivitas Cut And Fill di lokasi Crown Vista Hotel, Jumat (11/7/2025). (uly)

Amsakar menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi lintas instansi terkait. Ia juga menghubungi Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait untuk menangani perbaikan pipa air yang pecah. Selain itu, pihak teknis BP Batam juga sudah menganalisis penyebab pergerakan tanah yang menyebabkan kerusakan di area tersebut.

BACA JUGA:   Resmi Dilantik, Berikut Nama-Nama 45 Anggota DPRD Provinsi Kepri Periode 2024-2029

Dari hasil peninjauan, disimpulkan bahwa aktivitas Cut And Fill sementara dihentikan untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari curah hujan tinggi yang mempercepat pergeseran tanah.

“Kesimpulannya, untuk mengantisipasi masalah yang lebih besar, aktivitas cut and fill di area ini harus dihentikan sementara. Fokus pekerjaan dialihkan pada bagian bawah untuk meratakan tanah yang sudah terdorong akibat hujan deras,” katanya.

Pemerintah Kota dan BP Batam juga telah mendatangkan tim teknis untuk memetakan tekanan tanah serta potensi pergerakan lanjutan. Dalam waktu dekat, Kementerian PUPR, dijadwalkan turun langsung ke lapangan guna melakukan kajian teknis lanjutan.

“Kami butuh data lengkap terkait lapisan tanah, karena pergeseran tanah cukup cepat terjadi. Bahkan kemarin pipa kembali pecah. Ini harus segera diantisipasi agar beban tanah tidak makin menekan. Pergerakan ini terlihat terjadi di area lebih dari satu hektare,” kata Amsakar.

Pihaknya berharap tidak ada lagi kesalahpahaman dalam penanganan di lapangan, dan penanganan teknis bisa dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi. (uly)

spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER