BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam mencatat nilai realisasi investasi di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sepanjang tahun 2024 sebesar Rp 25,46 Triliun. Meningkat 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 12.466 orang,” kata Kepala DPM PTSP, Reza Khadafi, Senin (24/1/2025).
Sementara data di Triwulan keempat nilai investasi mencapai Rp 6,22 Triliun. Meningkat 113 persen dibandingkan dengan Triwulan keempat pada 2023 lalu.
“Dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 8.197 di Triwulan keempat ini,” ujar Reza.
Dengan rincian Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 4.05 Triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 2,016 Triliun.
Berdasarkan sektor terbesar investasi terbagi seperti industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam.
Selain itu, perumahan, kawasan, industri dan perkantoran. Kemudian jasa lainnya serta perdagangan dan reparasi.
Sektor tersebut merupakan perpaduan dari penanaman modal asing (PMA) dan PMDN.
Untuk sektor elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam mencapai Rp 563 Miliar, sektor perumahan, industri dan perkantoran mencapai Rp 1,3 Triliun.
Selanjutnya sektor jasa lainnya Rp 1,7 Triliun. Dan sektor perdagangan dan reperasi mencapai Rp 620 Miliar.
“Data ini di Triwulan keempat,” kata Reza. (uly)







