Saturday, July 13, 2024
HomeBatamHasil Otopsi Balita 3 Tahun yang Dianiaya Hingga Tewas Oleh Pengasuh

Hasil Otopsi Balita 3 Tahun yang Dianiaya Hingga Tewas Oleh Pengasuh

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Balita berumur 3 tahun di Kelurahan Sei Panas, Batam, Kepulauan Riau dianiaya hingga tewas. Pelaku penganiayaan tersebut adalah pengasuh korban bernama Bakti Parlindungan Sibarani.

Hasil otopsi menyimpulkan terjadinya patah dibagian rahang serta pendarahan di kepala korban.

Tersangka tampak pasrah saat digiring ke ruang penyidik Reskrim Polsek Batamkota, Selasa (14/11/2023).

Pantauan dilapangan pelaku tampak tertunduk malu dan menyesali apa yang telah diperbuatnya terhadap Noel Simanjuntak. Balita berusia 3 tahun yang diasuhnya baru-baru ini namun dianiaya hingga tewas.

Bakti mengaku salah kepada penyidik. Ia kesal terhadap korban yang sedang aktif-aktifnya itu.

Bahkan sebelum menganiaya korban, pelaku sempat beberapa kali menegur korban agar tidak bermain di pinggir jalan.

Lantaran masih balita, Noel tak menaggapi. Pelaku naik pitam lalu memukul bagian tubuh dan kaki korban.

“Dua kali saya pukul. Yang pertama, malam Kamis, saya pukul. Kemudian yang kedua malam Jumat, sama gara-gara dia nyeberang juga. Saya pukul badan sama kakinya,” ujarnya.

Pelaku tak menyangka, nekat membuat korban sakit hingga kejang-kejang. Dan korban terpaksa masuk ICU di RS Budi Kemuliaan.

BACA JUGA:   Progres Pergeseran Warga Rempang, 138 KK Telah Menempati Hunian Sementara

Diakuinya korban dititipkan kepadanya oleh Agustina Nababan, ibunda korban sejak akhir September lalu. Ibu korban ini diketahui tengah bekerja di wilayah Tanjunguncang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Hasil otopsi menunjukan patah di rahang serta pendarahan di kepala menjadi pengantar kematian korban,” kata Sudirman, Selasa (14/11/2023).

Pelaku dijerat UU Pelrindungan Anak ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Sementara, di RS Bhayangkara Batam, sejumlah keluarga dan kerabat datang untuk melayat.

Keluarga terpukul dengan kejadian ini. Niat hati untuk mencari nafkah, namun buah hati yang jadi korban.

Sementara itu, Agustina Nababan mengatakan, sebelumnya korban mengeluh sakit di bagian rahang yang dilihatnya sudah membengkak serta gigi patah dan luka di bagian kening. Namun kondisi korban saat itu sehat, sampai korban dititip kembali sebelum berangkat kerja.

“Setelah di tempat kerja, saya mendapat telepon dari pelaku kalau Noel sedang kritis di rumah sakit,” ujarnya.

Hubungan ibu korban dengan pelaku sebatas teman di kampung. Menurut Kapolsek Batamkota AKP Sudirman bahwa korban meninggal dunia saat dirawat, Minggu (12/112023) di RS Budi Kemuliaan. Setelah mendapat laporan dari keluarga korban, pihaknya menyelidiki hingga melakukan otopsi kepada jasad Noel.

BACA JUGA:   Rudi Dorong Anak Muda Dalam Kreativitas Digital

Noel sudah di makamkan di TPU Sambau, Nongsa, Kota Batam, Kepri. (pys)

spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER