Monday, July 15, 2024
HomeBatamDukung Palestina, Syafei Setuju Fatwa MUI Hindari Produk Terafiliasi Israel

Dukung Palestina, Syafei Setuju Fatwa MUI Hindari Produk Terafiliasi Israel

BATAMSTRAITS.COM, BATAM – Anggota DPRD Kota Batam, Muhammad Syafei, setuju dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) soal dukungan untuk Palestina.

Syafei mengatakan hal itu merupakan upaya untuk mendukung masyarakat yang terkena dampak perang yang terjadi di Gaza, Palestina.

MUI mengeluarkan Fatwa Nomor 83 tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Pejuang Palestina. Fatwa MUI ini juga merekomendasikan agar umat Islam menghindari transaksi produk terafiliasi Israel.

“Kalau terkait dengan fatwa mui tentang wajib dukung palestina dan hindari produk israel saya selaku anggota dprd kota batam fraksi pks mamasa bi sangat setuju dan mendukung fatwa mui tersebut,” ujarnya, Selasa (14/11/2023).

Politisi PKS ini menuturkan pemboikotan tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga terjadi di belahan penjuru dunia yang mengecam tindakan Israel di Gaza, Palestina.

“Ini artinya pemerintah kita melalui menteri luar negeri dan juga fatwa MUI dan ormas ormas islam lainnya sudah betul sudah seiring sejalan karena ketika kita tidak bisa membantu secara fisik atau langsung mendukung di medan peperangan paling tidak kita mendukung dari sisi yang lain,” kata Syafei.

BACA JUGA:   Prabowo Janji Jaga Kekayaan Indonesia Saat Berada di Batam

Selain doa, Syafei juga mengajak kepada masyarakat Indonesia, khususnya di Batam mengambil sikap mendukung secara moril dan memberikan dukungan riil kepada warga di Gaza, Palestina.

“Kita umat islam yang mayoritas di Indonesia juga di Batam ikut andil berperan aktif bagaimana mengurangi bahkan untuk israel men-stop serangan serangan militernya ke rakyat gaza,” ajak Syafei.

Perang yang selama 35 hari dari rentang antara tanggal 7 Oktober hingga 13 November 2023 menimbulkan banyak korban jiwa. Syafei mengatakan, korban berjatuhan bukan hanya dari prajurit di medan tempur, tapi juga ke rakyat sipil dan anak-anak.

“Serangan itu bertubi-tubi tidak hanya menyerang pasukan hamas tetapi juga korbannya rakyat sipil, wanita wanita, ibu ibu juga anak anak yang bukan bagian daripada tentara hamas jadi artinya ada sebuah gerakan genosida penghangusan generasi manusia,” jelasnya.

Syafei menyebut masyarakat dunia mengecaman tindakan pelanggaran HAM yang dilakukan Israel kepada Rakyat Gaza di Palestina. Dia berharap tindakan pemboikotan ini menimbulkan efek jera dan menekan pihak Israel untuk menghentikan tindakan brutal yang mereka lakukan.

BACA JUGA:   Kidzlandia Pertama Hadir di Grand Batam Mall Berkonsep Fun and Edutainment

“Semoga dengan dukungan aksi nyata ini akan terasa efek jera kepada tentara israel bahwa umat di seluruh dunia tidak mendukung bahkan mengecam tindakan brutal israel saat ini yang telah melanggar hak asasi manusia,” katanya. (pys)

spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER