Saturday, July 13, 2024
HomeBisnisMulai Hari Ini, Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series

Mulai Hari Ini, Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series

batamstraits.com – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina, terus memprioritaskan penyesuaian harga produk-produk BBM non subsidi atau jenis bahan bakar umum (JBU). Pada awal November 2023, Pertamina Patra Niaga mengumumkan penurunan harga untuk Pertamax Series dan Dex Series.

Menurut Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, penyesuaian harga ini adalah langkah yang tepat, seiring dengan mekanisme pasar dan kebijakan badan usaha yang ada. Ia menjelaskan bahwa penurunan biaya produksi dan harga minyak dunia yang mencapai $81 per barel turut mempengaruhi keputusan ini.

“Harga BBM non subsidi Pertamina masih lebih kompetitif dibandingkan dengan pesaingnya. Harga baru yang diberlakukan berlaku untuk provinsi dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 10%, seperti di wilayah Kepulauan Riau,” kata Gunawan.

Pertamina Patra Niaga tetap memastikan keberlanjutan pasokan BBM dengan memantau fluktuasi harga minyak dunia dan rata-rata publikasi minyak. Harga BBM non subsidi Pertamina berfokus pada berbagai aspek, termasuk minyak mentah, publikasi MOPS, dan kurs, untuk memastikan ketersediaan, aksesibilitas, terjangkau, dapat diterima, dan berkelanjutan.

BACA JUGA:   Candaan Mamat Gun Shop Dibawa ke Ganjar Pranowo, Mamat Alkatiri Ketar-ketir

Kata dia, selain itu, harga-harga gasoline dan gasoil Pertamina juga mengalami penyesuaian turun pada 1 November 2023. Sebagai contoh, di wilayah Kepulauan Riau, Pertamax (RON 92) turun menjadi Rp 14.300 per liter, sementara Pertamax Turbo (RON 98) turun menjadi Rp 16.100 per liter. Harga Dexlite (CN 51) menjadi Rp 17.650 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) turun menjadi Rp 18.450 per liter.

“Di Free Trade Zone (FTZ) Batam, harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp 13.100 per liter, Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp 14.600 per liter, Dexlite (CN 51) menjadi Rp 16.100 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp 16.800 per liter,” ujarnya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan bahwa harga-harga ini sudah sesuai dengan regulasi yang ditetapkan dalam Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai revisi atas Kepmen No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga JBU atau BBM non subsidi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga produk Pertamina terbaru, masyarakat dapat mengakses halaman website Pertamina atau menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di nomor 135.(uby)

BACA JUGA:   Round-up: Sesal Jepang Usai Sikat Indonesia, Netizen Malaysia Beraksi
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER