Monday, July 15, 2024
HomeBisnisTambak Udang di Pulau Singkep Dibuka, Target Eropa, Jepang dan Amerika

Tambak Udang di Pulau Singkep Dibuka, Target Eropa, Jepang dan Amerika

batamstraits.com – Kenzi, seorang pengusaha muda berusia 44 tahun asal Dabo Singkep, memilih Pulau Singkep sebagai lokasi investasinya dalam sektor tambak udang jenis vaname. Keputusan ini didasari oleh hasil survey kualitas air laut di perairan Pulau Singkep yang terbukti cocok untuk usaha tambak udang. Kenzi berambisi untuk memasok hasil tambaknya ke pasar Eropa, Jepang, dan Amerika.

Dengan lahan seluas 30 hektar, Kenzi berencana membuka 150 kolam tambak udang dengan target produksi 10 ton per kolam, setiap kolam berukuran 50×50 meter persegi. Saat ini, di bawah bendera PT Singkep Putra Perkasa, telah dibuka enam kolam, sementara pada akhir tahun ini, Kenzi menargetkan akan membuka 20 kolam tambak dengan hasil 10 ton per kolam.

“Untuk pola panennya, kami menggunakan sistem berkala, hanya memanen udang yang sudah mencapai ukuran dan kualitas jual yang tinggi. Untuk sekarang, hasil panen lebih diperioritaskan untuk pasar lokal, sementara udang ukuran besar diekspor ke Singapura,” kata Kenzi, Rabu 25 Oktober 2023.

BACA JUGA:   PGN dan PLN Batam Jalin Kerjasama Strategis: Gas Bumi 10 BBTUD untuk Energi Bersih

Selama perjalanan usahanya di Kecamatan Singkep Pesisir, Kenzi menyatakan bahwa ia belum menghadapi kendala yang signifikan. Sarana dan prasarana pendukung seperti listrik dan air sudah memadai, meskipun mereka telah menyiapkan mesin cadangan untuk mengatasi pemadaman listrik.

Tidak hanya itu, manajemen limbah juga menjadi perhatian serius. Untuk menghindari pencemaran sungai dan pantai, Kenzi menggunakan Instalasi Pengelolaaan Air Limbah (IPAL). Air limbah dari tambak akan melalui tiga tahap pemurnian sebelum dilepaskan ke sungai.

“Saya berharap dengan target pembukaan 120 kolam tambak hingga tahun 2024, akan terserap sekitar 100 tenaga kerja lokal. Ini adalah salah satu upayanya dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat,” ungkapnya.

Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, yang turut menyaksikan panen udang vaname ini, menyambut baik investasi yang masuk ke daerah tersebut. Dalam pandangannya, dampak pandemi COVID-19 telah memberikan tekanan berat pada ekonomi lokal, dan investasi seperti ini akan membantu Pemerintah Daerah menyediakan lapangan pekerjaan bagi warganya.

“Kami berterima kasih kepada pengusaha yang ingin berinvestasi di Kabupaten Lingga. Kami mengundang semua jenis investasi, termasuk tambak udang dan pertambangan. Investasi ini akan membuka lapangan pekerjaan di Kabupaten Lingga,” kata Neko.(*)

BACA JUGA:   Warga Batam Antusias Salat Idul Adha di Dataran Engku Puteri
spot_img
BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA POPULER